Penglihatan yang tiba-tiba atau perlahan menjadi buram pada salah satu mata sering kali membuat seseorang merasa khawatir. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti membaca, mengemudi, bekerja di depan komputer, hingga mengenali wajah orang lain.
Mata buram sebelah bukanlah penyakit, melainkan gejala yang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Penyebabnya bisa berupa gangguan ringan yang mudah diatasi, tetapi juga dapat menjadi tanda adanya penyakit mata yang memerlukan penanganan segera.
Karena itu, penting untuk mengetahui apa saja penyebab mata buram sebelah agar tidak terlambat mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
Apa Itu Mata Buram Sebelah?
Mata buram sebelah adalah kondisi ketika penglihatan hanya terganggu pada satu mata, sedangkan mata lainnya masih dapat melihat dengan normal atau hampir normal.
Keluhan ini dapat muncul secara tiba-tiba maupun berkembang secara perlahan. Tingkat keparahan penglihatan buram juga berbeda pada setiap orang, mulai dari sedikit kabur hingga kehilangan sebagian kemampuan melihat.
Penyebab Mata Buram Sebelah
Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan penglihatan buram hanya pada satu mata.
Gangguan Refraksi
Salah satu penyebab yang paling umum adalah gangguan refraksi, seperti mata minus (miopia), mata plus (hipermetropia), atau astigmatisme.
Jika kelainan refraksi lebih berat pada salah satu mata, penglihatan dapat terasa lebih buram dibandingkan mata yang lain. Kondisi ini biasanya dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak yang sesuai.
Mata Kering
Mata kering terjadi ketika produksi air mata tidak mencukupi atau kualitas air mata kurang baik.
Permukaan mata yang tidak terlindungi dengan baik dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur, terutama setelah menatap layar komputer terlalu lama atau berada di ruangan ber-AC.
Biasanya, penglihatan akan membaik setelah berkedip atau menggunakan tetes mata sesuai anjuran dokter.
Katarak
Katarak merupakan kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga cahaya sulit masuk ke retina.
Jika katarak lebih dahulu berkembang pada satu mata, penglihatan pada mata tersebut akan terasa semakin buram seiring waktu.
Selain penglihatan kabur, penderita juga dapat merasa silau saat melihat cahaya terang atau kesulitan melihat pada malam hari.
Infeksi atau Peradangan Mata
Infeksi pada kornea maupun bagian mata lainnya dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram.
Kondisi ini sering disertai mata merah, nyeri, keluar cairan, atau lebih sensitif terhadap cahaya.
Infeksi mata memerlukan pemeriksaan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
Cedera Mata
Benturan, masuknya benda asing, atau paparan bahan kimia dapat merusak bagian mata dan menyebabkan penglihatan kabur.
Jika mata buram muncul setelah cedera, sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk mencegah kerusakan yang lebih berat.
Gangguan Retina
Retina adalah lapisan di bagian belakang mata yang berfungsi menangkap cahaya.
Beberapa gangguan seperti robekan retina, ablasi retina (retina lepas), atau penyakit retina akibat diabetes dapat menyebabkan mata buram sebelah.
Kondisi ini sering disertai munculnya kilatan cahaya, bintik-bintik hitam yang bertambah banyak (floaters), atau bayangan seperti tirai yang menutupi sebagian penglihatan.
Glaukoma
Glaukoma terjadi akibat kerusakan saraf optik yang sering berkaitan dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata.
Pada glaukoma akut, penglihatan dapat menjadi buram secara tiba-tiba dan disertai nyeri mata hebat, sakit kepala, mual, serta melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu.
Kondisi ini merupakan keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera.
Neuritis Optik
Neuritis optik adalah peradangan pada saraf optik yang menghubungkan mata dengan otak.
Selain penglihatan buram pada satu mata, penderita dapat merasakan nyeri saat menggerakkan bola mata dan penurunan kemampuan membedakan warna.
Gejala yang Menyertai Mata Buram Sebelah
Selain penglihatan yang kabur, beberapa gejala lain dapat membantu menentukan penyebabnya.
Beberapa di antaranya meliputi mata merah, nyeri pada mata, sensitif terhadap cahaya, munculnya kilatan cahaya, bintik hitam yang melayang, sakit kepala, atau penurunan penglihatan secara tiba-tiba.
Setiap kombinasi gejala dapat mengarah pada penyebab yang berbeda sehingga pemeriksaan oleh dokter sangat penting.
Kapan Mata Buram Sebelah Harus Diwaspadai?
Segera periksakan diri ke dokter apabila mata buram terjadi secara mendadak tanpa penyebab yang jelas, terutama jika disertai nyeri hebat, kehilangan sebagian lapang pandang, kilatan cahaya, banyak floaters, atau setelah mengalami cedera pada mata.
Pemeriksaan juga diperlukan apabila penglihatan semakin memburuk atau tidak membaik setelah beberapa hari.
Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah kerusakan penglihatan yang permanen pada beberapa kondisi.
Bagaimana Dokter Menentukan Penyebabnya?
Dokter mata akan melakukan pemeriksaan ketajaman penglihatan, memeriksa kondisi bagian depan dan belakang mata, serta mengukur tekanan bola mata.
Bila diperlukan, pemeriksaan tambahan seperti Optical Coherence Tomography (OCT), foto retina, atau pemeriksaan lapang pandang dapat dilakukan untuk membantu memastikan penyebab mata buram.
Cara Mengatasi Mata Buram Sebelah
Pengobatan bergantung pada penyebab yang mendasarinya.
Gangguan refraksi biasanya dapat diatasi dengan kacamata atau lensa kontak. Mata kering dapat ditangani dengan tetes mata sesuai anjuran dokter. Sementara itu, infeksi, glaukoma, atau gangguan retina memerlukan penanganan khusus yang disesuaikan dengan diagnosis.
Karena penyebabnya sangat beragam, hindari menggunakan obat mata tanpa mengetahui penyebab keluhan terlebih dahulu.
Cara Menjaga Kesehatan Mata
Menjaga kesehatan mata dapat membantu menurunkan risiko berbagai gangguan penglihatan.
Istirahatkan mata saat bekerja di depan layar menggunakan aturan 20-20-20, konsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin dan antioksidan, gunakan pelindung mata saat berisiko mengalami cedera, serta lakukan pemeriksaan mata secara berkala, terutama jika memiliki diabetes atau riwayat penyakit mata dalam keluarga.
Kesimpulan
Mata buram sebelah dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari gangguan refraksi, mata kering, katarak, infeksi, hingga penyakit serius seperti glaukoma atau gangguan retina.
Karena beberapa penyebab dapat mengancam penglihatan apabila terlambat ditangani, jangan abaikan penglihatan buram yang muncul secara tiba-tiba atau disertai gejala lain seperti nyeri, kilatan cahaya, atau kehilangan lapang pandang. Pemeriksaan ke dokter mata merupakan langkah terbaik untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.